SIBAT

By PMI Kota Salatiga 06 Jun 2022, 11:17:46 WIB

Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat

(Tim SIBAT)

 

Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) adalah salah satu forum pengurangan risiko bencana dalam kelurahan tangguh bencana yang mana SIBAT ini dibawah binaan dari PMI. Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Tim SIBAT) berfungsi dan berperan sebagai pendamping sekaligus sebagai penggerak, pembimbing, penyuluh, dan motivator yang memobilisasi masyarakat dalam kegiatan/ upaya-upaya kesiapsiagaan bencana, penanganan dampak kesehatan, lingkungan dan masalah sosial lainnya maupun tanggap darurat di masyarakat. Tim SIBAT juga berperan dalam upaya pemberdayaan kapasitas dan pengorganisasian masyarakat agar dapat mengambil inisiatif dan melakukan tindakan dalam meminimalkan dampak bencana yang terjadi di lingkungannya 24 dengan melakukan upaya pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim dalam upaya mewujudkan Kelurahan Tangguh Bencana.

Tim SIBAT PMI memiliki tugas dan tanggungjawab sebagai berikut:

  1. Bertanggung jawab dalam menggerakan dan memobilisasi masyarakat dalam program-program mewujudkan Kelurahan Tangguh Bencana antara lain sebgai berikut:
  • Sosialisasi penyadaran masyarakat tentang keluarga ke keluarga maupun masyarakat luas dalam berbagai forum/ kesempatan.
  • Bersama-sama dengan masyarakat melakukan pemetaan Kelurahan tentang tingkat kerentanan/ kerawanan, maupun pemetaan sumber daya.
  • Memberikan pelatihan/ penyuluhan kepada masyarakat dilingkungan tentang upaya-upaya kesiapsiagaan bencana, dampak kesehatan, lingkungan dan masalah sosial lainnya maupun tanggap darurat bencana seta sistem peringatan dini dan upaya-upaya mitigasi.
  • Memobilisasi masyarakat dalam mengimplementasikan rencana kegiatan
  • Membantu aparat kelurahan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) dalam memutuskan rencana pengendalian dan operasional kesiapsiagaan bencana melalui pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan maupun upaya-upaya pengurangan resiko lainnya, baik yang disebabkan oleh bencana, dampak kesehatan lingkungan maupun masalah sosial.
  • Mengorganisir pelatih/ simulasi/ gladi bagi masyarakat sehingga masyarakat sehingga menjadi familiar dan mampu melaksanakan langkahlangkah evakuasi dan upaya-upaya penyelamatan dan pengaman diri saat bencana riil terjadi.
  • Membantu merumuskan cara-cara menjaga keberlangsungan (sustainability) program melalui fund rising, penyadaran sosial dll.
  • Menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalm perencanaan, implementasi, monitoring, evaluasi, dan sustainability (keberlangsungan) program-program.
  • Mengorgansir masyarakat dalam melaksanakan berbagi program terkait seperti program kesehatan berbasis masyarakat (Community Based Health).
  • Pertolongan pertama berbasis masyarakat (Community Based First Aid/ CBFA), Perlindungan Lingkungan Hidup, Primary Health Care (PHC) yaitu pelayanan kesehtan pokok. Tujuan Comunty Based First Aid (CBFA) adalah untuk mengembangkan dasar pelatihan pertolongan pertama dan juga untuk melengkapi dengan memasukan aspek kesehatan masyarakat managemen bencana (kesiapasiagaan dan respon).
  1. Pada saat terjadi potensi bencana, maka Tim SIBAT melakukan tugas upaya kesiapsiagaan tanggap darurat bencana.
  2. Pada saat bencana terjadi, Tim SIBAT melakukan upaya tanggap darurat bencana secara cepat, tepat dan terkoordinasi di bawah komando kepala Kelurahan Kalipancur.
  3. Berkewajiban membantu tugas dan kewajiban pemerintah kelurahan dalam memberikan respon Tim Satgana PMI saat menjalankan kegiatan tanggap darurat bencana di daerahnya baik pada sebelum, saat dan setelah bencana.